Sampahku…. kenapa kamu dibuang sembarangan di tempat yang tidak selayaknya. Bagaimana tidak. Di utara rel kereta api selatan rumahku, itu bukan tempat sampah.
Welweh-welweh, jan gimana toh ini orang, pada suka membuang sampah sembarangan sajah, padahal itu bukan tempat sampah.
Kalawo sampah bisa bicara, pasti akan demo, jika sampah bisa kencing, maka para pembuang sampah itu akan dikencingi.
1. Untuk para pembuang sampah, sadarlah, bahwa anda telah membuang sampah di tempat yang salah.
2. Untuk para pembuang sampah, apakah anda tidak sadar bahwa sampah itu akan menimbulkan penyakit?
Plis deh.
Filed under: Berita, Wilayah desa Ditandai: | masalah sampah, sampah, sampah di Karangdowo, sampah di Weleri
Ini sungguh terlalu pak. Kok bisa ya mereka bertindak seperti itu?
Karakter orangnya memang susah diatur, Din.
Mereka sungguh terlalu pak itu. Nggak sadar itu bisa menimbulkan penyakit.
Iyo ka.
Memangnya apa pihak kelurahan nggak mengatur pak?
Urung En.
Wah kalau begitu, simbah hanya bisa prihatin pak. Kayaknya perlu ada sosialisasi deh.
Betul mbah.
klo ketemu tersangkanya dikitik kitik seharian saja gimana…. biar kapok
Nggak bakalan kapok bos, mereka orang nekad ndot-ndoten je